Akses internet Indonesia mahal? itu karena politik cuy…

menarik sekali apa yang tertulis di detik net berikut (sumber)

tulisannya begini:

“Jakarta – Kecepatan akses internet yang ideal untuk memenuhi tuntutan gaya hidup digital saat ini adalah minimal 3 Mbps, di mana konsumen dapat menikmati upload maupun download, streaming video, dan musik, tanpa buffering yang mengganggu.

Demikian dikatakan oleh Dicky Moechtar, Sales Director First Media, dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Kamis (1/9/2011).

“Tren kecepatan minimal 3 Mbps sudah menjadi sebuah gaya hidup menikmati dunia digital yang baru secara nyaman dan tanpa batas. Peningkatan kecepatan akses internet ini menjawab tren baru tersebut,” kata Dicky.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, First Media meningkatkan kecepatan akses internet yang mereka tawarkan. Kecepatan akses yang disediakan melalui tiga paket FastNet ditingkatkan hingga dua kali lipat. Layanan FastNet Express yang sebelumnya diberikan kecepatan 2 Mbps, kini naik menjadi 3 Mbps.

Sementara FastNet Premium, dari 3 Mbps naik jadi 6 Mbps. Dan layanan FastNet Professional, dari 6 Mbps kini naik menjadi 12 Mbps. Adapun kecepatan untuk paket FastNet Family yakni 1 Mbps dan FastNet Ultimate 20 Mbps tetap. Dari sisi tarif, tidak ada peningkatan harga berlangganan untuk seluruh akses tersebut.

“Layanan FastNet Express, misalnya, tarifnya tetap Rp 335.000 per bulan, dan pengguna diharapkan dapat mulai menikmatinya awal September ini,” kata Dicky.

Langkah peningkatan kapasitas bandwidth bagi pelanggan First Media sekaligus untuk menjawab kebutuhan dunia bisnis yang membutuhkan akses broadband yang makin andal sehingga dapat mendukung produktivitas dan meningkatkan kecepatan akses rata-rata Internet di Indonesia.

Sebagai gambaran, berdasarkan data kecepatan Internet dunia per Maret 2011, dari sekitar 200 lebih negara dan wilayah, Indonesia berada di posisi 146 dalam kategori kecepatan akses, khususnya download. Kecepatan akses Internet di Indonesia rata-rata hanya 1,34Mbps, jauh di bawah Korea Selatan (33Mbps), Jepang (16,33Mbps), dan Singapura (17,62Mbps).

“Untuk mengimbangi pesatnya penggunaan Internet di kalangan masyarakat, penyedia akses Internet perlu terus meningkatkan layanannya sehingga Indonesia sejajar dengan negara-negara lain di dunia, dalam hal kecepatan akses internet,” pungkas Dicky.”

dan itu kata detik.com… 

bagaimana pendapat onomenulis dan mewakili rakyat Indonesia?:mrgreen:

mo pas 3 Mbps atau up-to 3 Mbps, ga bakal tercapai, paling cepet 3-5 tahun ke depan. itu pun bisa tercapai klo warga netizen uda merong-rong ke ISP minta naikin bandwith… sekarang aj untuk pulau sumatera masi “nyantolin” ke backbone pulau jawa… inget gak yg tinggal di sumatera tahun 2009 lalu… waktu flyover di palembang dibangun, excavator pemborongnya salah kordinat gali lubang… putuslah kabel backbone,,, internet matot deh semingguan😦

kenapa blackberry lebih sukses dari gadget apple kegigit besutan steve jobs atau robot “ijo” android?  hmmm walau server blackberry Indonesia masih numpang sama canada… masih jauh lebih worth lah punya BB sebagai primary gadget krn yg namanya gadget pintar MULTIMEDIA sangat-sangat haus dan tergantung sama koneksi internet yang aduhai, kepinginnya pemerintah kita tu membuat kesan  rakyat Indonesia udah sakit beli gadget mahal masih di rong-rong dengan paket langganan yang mahal… (klo ada dana lebih baru noleh ke apel kegigit dan robot ijo buat secondary nya…:mrgreen: )

WiMAX pembahasan mandek karena ISP macem Telkom + Indosat + operator seluler minta ngembangin LTE (Long-Term Evolution, semacem 4G, infastruktur murah, langganan mahal + cepat tapi tergantung sinyal) daripada WiMAX yg bijimane lebih menguntungkan netizen (infrastruktur mahal, langganan murah + cepat n akses lsg pake gadget ber-WiFi). WiMAX sendiri diusung oleh ISP dari First Media dkk.Jadi konflik kepentingan. sebenernya pemerintah itu niat gak sih bangun Indonesia… masak hal yang beginian masih perhitungan, klo takut swasta lebih sukses dari perusahaan negara atau yg lebih terkenal dengan BUMN, bangun dong dengan teknologi serupa… jgn gaji aja yang dibesar-besarin tapi SDM nya kebanyakan jadi … (isi sendiri tiga titik terakhir:mrgreen: )

astaga… jadi yang boneng (benar, mod.) nih POLITIK itu memang kejam! sori agak radikal dikit ono ngomongnya kali ini… kesel sih sama koneksi Indonesia namun hebatnya Indonesia masih bercokol dan bangga sama peringkat “layanan sambungan telepon dan Internet terrrrrrr-mahal seasia tenggara. bagaimana pendapat anda?

4 thoughts on “Akses internet Indonesia mahal? itu karena politik cuy…

  1. Waduh kapan majunya dong rakyat Indonesia kl masyarakatnya di monopoli dari segi fasilaitas yang harusnya menjadi penunjang ilmu pengetahuan dan technology. Kalau masalahnua hanya orientasi uang lebih baik ambil di sektor khusus sperti Migas jadi tidak masuk kedalam fasilitas umum. Malu kan sama negara tetangga kl selalu tertinggal hanya karena jaringan lemod..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s